"CATATAN UNTUK SAHABAT" SANTY YULFIANI GIRSANG
setelah 2 tahun bersama , kurasa pengenalan tak seperti lama nya kebersamaan itu. Tapi aku bersyukur, sedikit banyak aku mencoba memahami dan meninggalkan manusia lamaku. Banyak yang ku pelajari bersama kalian, tapi kenapa aku dipaksa mengenal kalian rasanya. Kenapa aku tidak dengan sendirinya mengenal kalian? Kenapa aku egois? Apakah aku harus mengenal kalian? Aku sendiri kadang sulit mengenal diriku. Tapi 1 yang Dia nyatakan padaku, Hidup ku adalah untuk mengasihi Tuhan, dan dengan kasihNya kembali mengasi sesamaku. Kalian sesamaku, maka aku pun mengasihi kalian.
Maaf jika aku selalu melakukan yang tidak sesuai, selalu ingin menghidupakn hubungan diatara kita,tapi apa yang kulakukan, mengacaukan kalian. Harusnya aku tidak perlu minta maaf, karena kalian bukan sekedar sesama bagiku. Kalian Sahabatku, bukan?
Bagiku ada hal-hal yang tidak perlu dilakukan untuk seorang sahabat, ada hal-hal yang special bagi kalian diantara kita sobat. Diantara Sahabat tidak ada kata minta maaf, karena sebelum minta maaf kita sudah saling memaafkan, apalgi kita sama2 telah menerima pengampunan itu dariNya. Kita juga tidak perlu mengatakan terimakasih sobat, karena memang shabat akan selalu membantu sahabatnya apa pun itu.
Tapi mungkin aku bukan sahabat yang baik ya,,, sehingga aku harus terus minta maaf,,, dan aku terlalu sering membebani kalian sehingga aku harus minta maaf setiap kali aku merepotkan kalian. Maaf teman untuk setiap kesalahanku, dan jika ada yang lebih dari kata maaf itu yang kunyatakan pada kalian, dan jika kata terimakasih sudah seperti kata obralan dariku aku persembahkan yang lebih dari itu.
aku yang sepertinya berharap banyak tentang kita, aku yang harusnya mencoba menerima kenyataan yang ada. Aku memiliki hayalan yang mustahil tentang kita, karena masa laluku bersama mereka (ST-SWITS) yang terlalu indah dan mengesankan. Aku tau saat aku mengetik ini pun, aku akan kembali salah. Aku akan selalu dihantui rasa bersalah. Kalian bukan sahabatku.. Kalian bukan teman yang baik dan ini harus di akhiri segera. Tapi aku kembali tak berdaya, aku harus lebih diam dan rendah hati jika berhadapan dengan kalian, karena kalian tidak sungguh-sungguh sahabatku dan kalian jadi tidak baik karena aku,, Aku salah teman-teman, tapi aku tidak ingin terus dihantui rasa bersalah ku. Pergilah kalian supaya rasa bersalahku ini hilang juga.
setelah 2 tahun bersama , kurasa pengenalan tak seperti lama nya kebersamaan itu. Tapi aku bersyukur, sedikit banyak aku mencoba memahami dan meninggalkan manusia lamaku. Banyak yang ku pelajari bersama kalian, tapi kenapa aku dipaksa mengenal kalian rasanya. Kenapa aku tidak dengan sendirinya mengenal kalian? Kenapa aku egois? Apakah aku harus mengenal kalian? Aku sendiri kadang sulit mengenal diriku. Tapi 1 yang Dia nyatakan padaku, Hidup ku adalah untuk mengasihi Tuhan, dan dengan kasihNya kembali mengasi sesamaku. Kalian sesamaku, maka aku pun mengasihi kalian.
Maaf jika aku selalu melakukan yang tidak sesuai, selalu ingin menghidupakn hubungan diatara kita,tapi apa yang kulakukan, mengacaukan kalian. Harusnya aku tidak perlu minta maaf, karena kalian bukan sekedar sesama bagiku. Kalian Sahabatku, bukan?
Bagiku ada hal-hal yang tidak perlu dilakukan untuk seorang sahabat, ada hal-hal yang special bagi kalian diantara kita sobat. Diantara Sahabat tidak ada kata minta maaf, karena sebelum minta maaf kita sudah saling memaafkan, apalgi kita sama2 telah menerima pengampunan itu dariNya. Kita juga tidak perlu mengatakan terimakasih sobat, karena memang shabat akan selalu membantu sahabatnya apa pun itu.
Tapi mungkin aku bukan sahabat yang baik ya,,, sehingga aku harus terus minta maaf,,, dan aku terlalu sering membebani kalian sehingga aku harus minta maaf setiap kali aku merepotkan kalian. Maaf teman untuk setiap kesalahanku, dan jika ada yang lebih dari kata maaf itu yang kunyatakan pada kalian, dan jika kata terimakasih sudah seperti kata obralan dariku aku persembahkan yang lebih dari itu.
aku yang sepertinya berharap banyak tentang kita, aku yang harusnya mencoba menerima kenyataan yang ada. Aku memiliki hayalan yang mustahil tentang kita, karena masa laluku bersama mereka (ST-SWITS) yang terlalu indah dan mengesankan. Aku tau saat aku mengetik ini pun, aku akan kembali salah. Aku akan selalu dihantui rasa bersalah. Kalian bukan sahabatku.. Kalian bukan teman yang baik dan ini harus di akhiri segera. Tapi aku kembali tak berdaya, aku harus lebih diam dan rendah hati jika berhadapan dengan kalian, karena kalian tidak sungguh-sungguh sahabatku dan kalian jadi tidak baik karena aku,, Aku salah teman-teman, tapi aku tidak ingin terus dihantui rasa bersalah ku. Pergilah kalian supaya rasa bersalahku ini hilang juga.
Komentar
Posting Komentar